Tentang ICT Watch

Kilas Balik

  • April 2002: Meluncurkan program edukasi “Internet Sehat” dan keliling ke sejumlah sekolah
  • Desember 2002: Berbadan hukum Perkumpulan Mitra TIK Indonesia pada Kemenkum dan HAM
  • Februari 2009: “Internet Sehat” diadopsi oleh pemerintah Indonesia melalui SK Depkominfo
  • Oktober 2010: “Internet Sehat” terdaftar pada Dirjen HAKI dan bebas-terbuka untuk publik
  • November 2012: turut menginisiasi Indonesia Internet Governance Forum (ID-IGF)
  • Juni 2013: turut menginisiasi Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet)
  • Oktober 2013: turut menjadi co-host kegiatan global PBB “Internet Governance Forum” di Bali
  • Agustus 2014: mendapatkan penghargaan Tasrif Award. Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
  • September 2015: turut mendirikan Indonesia Child Online Protection (ID-COP)
  • Mei 2016: mendapatkan penghargaan PBB – WSIS Award Champion di Jenewa
  • April 2017: meluncurkan Kerangka Literasi Digital Indonesia
  • Juni 2017: mendapatkan penghargaan PBB – WSIS Award Winner di Jenewa
  • Oktober 2017 : turut menginisiasi Gerakan Nasional Literasi Digital SIBERKREASI
  • Februari 2018: turut meluncurkan program Smart School Online keliling sekolah
  • April 2020: terlibat dalam Komunikasi Publik Gugus Tugas Penanganan COVID-19
  • Desember 2021: mendapatkan penghargaan Edukasi Literasi Digital dari Pemprov Jabar

Visi ICT Watch:

“Terwujudnya ekosistem tata kelola Internet Indonesia yang melindungi dan memenuhi hak warga negara atas informasi dan kebebasan berekspresi, juga pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), termasuk Internet di dalamnya, secara strategis, sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi Indonesia”.

Misi ICT Watch:

  • Membangun kesadaran masyarakat luas di Indonesia, khususnya bagi orang tua dan guru, tentang penggunaan TIK / Internet yang aman dan bijak. (INTERNET SAFETY)
  • Memberdayakan masyarakat sipil di kawasan Asia Tenggara, khususnya pegiat kebebasan berekspresi, dengan secara bersama membangun pengetahuan dan kemampuan menggunakan TIK / Internet secara layak. (INTERNET RIGHTS)
  • Mendukung dialog pemangku kepentingan majemuk (multistakeholder) dalam hal TIK dan tata kelola Internet, dengan menjunjung prinsip utama yaitu transparansi, akuntabilitas, kesetaraan dan demokratis. (INTERNET GOVERNANCE)

ICT Watch terdaftar resmi pada Kementerian Hukum dan HAM Indonesia, dengan nama Perkumpulan Mitra TIK Indonesia, pada Desember 2008. ICT Watch menyediakan sejumlah panduan literasi digital dalam bentuk buku, buletin, film dokumenter, dan materi terkait lainnya untuk orang tua dan guru dengan lisensi bebas-pakai (creative common licensed).

3 (tiga) prinsip utama Internet Sehat yang dikembangkan ICT Watch adalah:

  • a). Menumbuhkan konten lokal yang positif, bermanfaat dan menarik untuk tumbuh kembang anak dan remaja serta produktivitas masyarakat/komunitas setempat.
  • b). Mendorong komunikasi orang tua dengan anak ataupun guru dengan murid serta memperkenalkan alat bantu  parental control  untuk swa-penapisan konten ilegal di rumah ataupun sekolah.
  • c). Menginisiasi dialog dan kerjasama inklusif, sinergis dan setara atas tata kelola Internet dengan peran pemangku kepentingan majemuk (multistakeholder) dalam perlindungan anak di Internet.

Adapun slogan Internet Sehat adalah: “wise while online, think before posting!” Silakan baca sejarah awal Internet Sehat selengkapnya.

Lebih Lanjut Tentang ICT Watch

Comments are closed.

×

Apa yang bisa kami bantu untuk Anda?

Kami segera merespon / menjawab hanya pada hari dan jam kerja (Senin s/d Jumat, 10.00 s/d 16.00 WIB). Nomor WA (chat only, no call): +62-811-81-WATCH (92824).

×